Furniture

Keunggulan Rotan Sebagai Bahan Furniture


Variasi bahan furniture atau perabot kini dapat ditemui dengan sangat mudah; salah satunya adalah variasi dari bahan rotan. Kini ada banyak produk kursi rotan yang terbuat bahan rotan alami, rotan sintetis ataupun perpaduan rotan dengan bahan – bahan lain.

Rotan Sebagai Bahan Alami Yang Dibudidaya

Jika dahulu rotan yang digunakan sebagai bahan kerajinan ataupun furniture diperoleh dengan cara berburu di hutan; kini tanaman tersebut telah dibudidaya secara khusus untuk menghasilkan produk kursi rotan desain unik serta jenis perabot lain. Tanaman rotan tidak menuntut kondisi dan perawatan yang rumit. Tanaman tersebut terbilang mudah tumbuh, minim hama dan tidak banyak terpengaruh oleh kondisi cuaca di negara beriklim tropis.

Budidaya rotan membuat bahan ini menjadi bahan yang ramah lingkungan. Selain tidak lagi mengambil dari alam karena telah dibudidaya; rotan juga akan menghasilkan sampah organik yang justru dapat bermanfaat bagi alam ketika telah terurai. Sedangkan aktivitas budidaya rotan secara langsung juga telah berkontribusi pada pengurangan eksploitasi hutan serta menambah ruang hijau di muka bumi sebagai paru – paru dunia.

Kelebihan dari rotan ketika dibudidaya adalah kecepatan tumbuh yang dimiliki. Jenis tanaman ini tidak butuh waktu panjang untuk berkembang hingga akhirnya dapat dipanen dan dimanfaatkan. Berbeda dengan pohon – pohon kayu berukuran besar yang butuh waktu bertahun – tahun untuk dapat dipulihkan setelah ditebang hingga akhirnya dapat dipanen kembali.

Kombinasi Rotan Dengan Bahan Lain

Terdapat beberapa bahan alami lain yang dapat dikombinasikan dengan rotan untuk menghasilkan berbagai bentuk kursi rotan; mulai kursi modern hingga kursi malas rotan yang unik dan nyaman untuk digunakan. Rotan dapat dipadukan dengan bahan bertipe serat lain seperti serat pelepah pisang hingga serat eceng gondok. Peluang ini membuat furniture rotan berpotensi menjadi produk yang tidak hanya unik; tetapi juga semakin ramah lingkungan karena dapat dipadukan dengan bahan – bahan yang sebelumnya hanya dianggap sebagai sampah.

Serat pelepah pisang sebelumnya tidak memiliki manfaat; tetapi berkat dipadukan dengan rotan justru memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Bahan yang sebelumnya menjadi sampah dapat dimanfaatkan menjadi produk bernilai ketika telah berbentuk sofa rotan ataupun jenis furniture lain. Demikian pula dengan eceng gondok yang sebelumnya berstatus gulma yang merusak ekosistem. Eceng gondok dapat mempercepat pendangkalan dan menginvasi sebuah wilayah perairan karena kecepatan tumbuh yang luar biasa. Kini gulma tersebut dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomis tinggi berkat dimanfaatkan untuk membuat kursi rotan atau perabot jenis lain.

Kursi rotan tidak hanya menarik karena memiliki tampilan dan desain unik yang khas; tetapi juga memiliki banyak kelebihan lain. Bahkan produksi furniture berbahan rotan justru dapat berkontribusi positif bagi lingkungan berkat praktek budidaya hingga kombinasi rotan dengan bahan – bahan yang tadinya dianggap tidak bermanfaat dan bahkan dianggap merugikan.

Tags: , ,

0 Comments on Keunggulan Rotan Sebagai Bahan Furniture

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *